Romelu Lukaku terus berjuang untuk memperbaiki penampilannya |
X Poker Online Terpercaya Situs Casino Terpercaya Indonesia Situs Poker

Romelu Lukaku terus berjuang untuk memperbaiki penampilannya

Romelu Lukaku terus berjuang untuk memperbaiki penampilannya

Penampilan buruk Romelu Lukaku di klub terus berlanjut di Piala Eropa 2016 dimana pada awal pertandingan Belgia harus mengakui Italia 2-0. Apakah penyerang Everton tersebut merasa sudah cukup baik dengan karir nya sehingga mempengaruhi penampilnya ?

Romelu Lukaku terus berjuang untuk memperbaiki penampilannyaSudah merupakan rahasia umum bahwa Romelu Lukaku mempunyai ambisi tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Penyerang Everton ini menyatakan ia ingin bergabung dengan klub top di bulan Februari, dan beberapa minggu kemudian ia kembali menjadi berita utama lagi, “umur saya 23 tahun, musim panas mendatang saya pikir akan lebih menyenangkan jika bermain di Liga Champions musim depan”, katanya. Bahkan sang ayah ikut menyatakan tentang perpindahannya ke klub lain.

Setiap wawancara pasti mendapatkan sambutan biasa saja dari para pendukung Everton yang melihat tim nya terseok seok berada di bawah papan tengah tabel Liga Premier, Lukaku mengatakan
“saya memiliki musim yang sangay baik di sini, tapi sekarang saatnya bagi saya untuk melanjutkan karir saya”.

Akan sulit di debat penilaian penampilan Lukaku di musim ini. Penyarang yang mencetak 25 gol dalam 46 pertandingan bersama Everton. Akan tetapi beberapa bulan terakhir produkfitasnya menurun, mungkin kerena terlalu sibuk memikirkan masa depannya. Dengan 10 pertandingan tanpa mencetak gol antara Maret sampai Mei, itu merupakan masa terburuk dalam karirnya.

Serangkaian gol dalam pertandingan persahabatan menjelang Piala Eropa 2016 Belgia mengisyaratkan kemajuan. Akan tetapi itu semua tidak berlaku ketika menghadapi Italia pada Senin malam. Lukaku menjadi pilihan utama dari semua penyerang Belgia Christian Benteke, Divock Origi dan Michy Batshuayi dalam pertandingan pembuka Grup E melawan Italia. Ini adalah kesempatan yang sempurna untuk menunjukan bahwa ia adalah seorang penyerang handal dan berkualitas. Sebaliknya Lukaku tampil buruk di pentandingan tersebut.

Penampilan Lukaku pada saat itu sangat pasif dan sangat kurang dalam pergerakan di lapangan. Tidak adanya nya pergerakan yang berarti dan lamban dalam membongkar pertahanan yang di terapkan Italia. Bola yang berada di dekat nya ketika bek tengah Italia Leonardo Bonucci mengoper bola ke Emanuele Gianccherini yang mengakibatkan gol pembuka bagi Italia.

Lukaku tidak sekali pun memenangi duel udara dan akurasi operannya juga terendah 66,7 persen dari semua rekan satu timnya, dan ia juga melepaskan kesempatan untuk menyamakan kedudukan tak lama setelah turun minum, saat umpan diagonal Kevin de Bruyne gagal disarangkan oleh Lukaku, tembakannya melebar ke sisi gawang. Lukaku yang merupakan tumpuan serangan Belgia selalu gagal menghasilkan peluang gol.

Origi ngotot melalui pertahanan Italia dan melakukan umpan silang berbahaya hanya beberapa saat ia masuk ke lapangan, Origi berusaha sebaik mungkin untuk merubah pola serangan yan di lakukan Belgia agar menghasilkan gol, dan pada saat Benteke dan Batshuayi melakukan penyerangan dari sayap, Benteke harus terus berjuangan untuk memperbaiki penampilannya.

Tentu saja ini bukan pertama kalinya Romelu Lukaku telah gagal untuk memenuhi harapan tampil bagus pada panggung internasional. Mantan pemain Anderlecht ini kehilangan tempat selama Piala Dunia 2014 di Brazil, saat itu Origi menjadi pilihan utama pelatih. Dan kini ia mengahadapi kemungkinan akan terulang kembali, ketika Belgia akan menghadapi dua pertandingan tersisa di babak kualifikasi melawan Republik Irlandia dan Swedia.

Piala Eropa 2016 adalah merupakan tempat yang sempurna bagi Romelu Lukaku untuk menunjukan bakatnya, tapi setelah berbulan bulan menbicarakan masa depannya. Penyerang Everton ini mungkin sudah kehilangan kesempatan terbaiknya untuk membuat para klub meliriknya.

Register Here Logo